Di Antara Turis India dan Cokelat Malaysia: Cerita Hari Kedua
28 Juni 2025
Hari kedua kelas menulis travel writing angkatan pertama yang diselenggarakan oleh SIP Publishing berlangsung dengan penuh semangat dan keceriaan. Sebanyak 20 peserta yang berasal dari Daerah Khusus Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, memulai rangkaian kegiatan di negara tetangga, Malaysia.
Setelah menikmati sarapan di hotel yang terletak di pusat kota Kuala Lumpur, peserta memulai perjalanan dengan mengunjungi Menara Kembar Petronas (Petronas Twin Towers), ikon kota Kuala Lumpur yang menjulang setinggi 452 meter. Antusiasme terlihat jelas saat para peserta mengabadikan momen berharga dengan berfoto bersama.
Usai dari Menara Kembar, rombongan melanjutkan perjalanan ke Chocolate Kingdom, sebuah pabrik cokelat yang menyajikan berbagai macam produk olahan cokelat khas Malaysia. Di sini peserta mendapat penjelasan singkat mengenai proses pembuatan cokelat, serta kesempatan mencicipi dan berbelanja produk favorit di sana.
Destinasi berikutnya adalah Dataran Merdeka (Merdeka Square), lokasi bersejarah tempat pengibaran bendera kemerdekaan Malaysia pertama kali pada tahun 1957. Di sekeliling dataran terdapat bangunan-bangunan kolonial yang menambah nuansa klasik dan elegan. Tak jauh dari sana, peserta juga mengunjungi Perpustakaan Kuala Lumpur, tempat yang menjadi simbol literasi dan pusat edukasi masyarakat.
Perjalanan dilanjutkan ke Batu Caves, gua batu kapur yang menjadi tempat ibadah umat Hindu Tamil dan terkenal dengan patung dewa Murugan setinggi 42 meter di pintu masuknya. Sebenarnya peserta bisa naik ke anak tangga berwarna-warni untuk menikmati keindahan gua dan suasana religius yang khas, tapi mengingat waktu yang terbatas peserta hanya menikmati pemandangan di bawah saja.
Setelah itu, peserta diajak ke sebuah pusat oleh-oleh yang dimiliki oleh warga Indonesia yang menetap di Malaysia. Para peserta membeli oleh-oleh berupa makanan, kopi, kaos, dan cinderamata.
Waktu makan siang dan ibadah salat pun tiba, menjadi momen untuk beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan ke Genting Highlands. Perjalanan menuju puncak Genting menggunakan gondola (cable car) menjadi pengalaman yang menyenangkan. Sambil mengantre, para peserta terhibur dengan sekelompok turis asal India yang berjoget dan bernyanyi riang, menciptakan suasana yang hangat dan penuh tawa.
Malam hari, rombongan melanjutkan perjalanan darat dengan bus menuju Johor Bahru, kota di perbatasan Malaysia–Singapura. Perjalanan selama kurang lebih lima jam ini diakhiri dengan beristirahat di hotel untuk menyambut aktivitas esok hari.
(Bersambung)









