Rekapitulasi Naskah
Peserta Lomba Menulis Cerpen “Musim Terbaik”

Tema: Harapan
Penyelenggara: SIP Publishing
Dewan Juri: Adi Zam-zam & Agus Pribadi
PJ Lomba: Mila
- Shin Ladycc, Karawang (Cinta Sepertiga Malam)
- Yuli Kristiana, Pacitan (1001 Alasan Taberi)
- Norrahman Alif, Madura (Mimpi-mimpi Sederhana Depi)
- Kwok Hin, Medan (Seruling Bunga Teratai)
- Jenitriana Neonbasu, Malang (Aku, Dia, Harapan dan Kasih)
- Swandi Eka Saputra, Makassar (Ia Berjalan Menggapai Takdirnya)
- Ulil Hikmah, Kebumen (Terminator Kehidupan)
- Distry An, Ngawi (Kisah Rain(do) dan Huj(a)n)
- Saniatun Lestaluhu, Makassar (Cintaku Di Tikung)
- Maura Ghadafi, Jakarta (Kamu Kenapa?)
- Muhammad Zaki, Pemalang (Para Pawang Padi)
- Pitri Nurhabibah, Karawang (Harapan Sebuah Nama)
- Intan Mairiza Putri, Padang (Aku Ingin Mama Papa Bangga)
- Neng Jihan, Tangerang (Harapan Bisa Bertemu Ayah)
- Yanis Setya Putri, Pemalang (Ruin)
- Nurfadila Lubis, Sumatera Utara (Tulisan Stella)
- Elzam Zami, Tidore (Aku Rimba, Dia Bintang)
- Kun Dhayita H., Bandar Lampung (Romansa Warung Kaki Lima Membawa Elegi)
- Septi Mardiana, Bogor (Sepucuk Surat Untuk Ibu)
- Anisa Fitria, Purwokerto (Aku, Tikus dan Terowongan)
- Aprilliyanti, Tebing Tinggi (Andai Itu Tidak Terjadi)
- Gandi Sugandi, Bandung (Nama Jujur di Papan Dada)
- Arina Manasikana, Ponorogo (Bintang)
- Reni Anggraeni, Tangerang (Air Mata Mengungkap Lara)
- Dini Julia, Banjarmasin (Mirna)
- Afthon I.H, Lombok Barat (Suara-suara Nirmala)
- Rahmah Aulia, Bogor (Harapan dalam Kabut)
- Franzeska Natasya Veron Manalu, Lampung Utara (A Hope Covered With Blood)
- Diffa Wahyu Fatikasari, Sidoarjo (Memulai Dari Awal)
- Suci Rahmawati Fajriyah, Cilegon (Harapan Yang Tak Berujung Kenyataan)
- Lani Sopilah, Sukabumi (Harapan)
- Nainunisovic, Banda Aceh (Keumukup Boy)
- Anggun Adilah Maharani, Gresik (Ramadhan Yang Tak Dirindukan)
- Diana Kusuma Nurjannah, Surabaya (Harapan Seorang Ibu untuk Anaknya)
- Vina Liyensi, Cirebon (Akhir Sebuah Penantian)
- Dimarifa Dy, Lubuklinggau (Episode Sebuah Senja)
- Louisa Chiara Citra Halim, Jakarta (Harapan Hidupku)
- Yuli Marsela, Garut (Bersama Lagi)
- Dadang Ari Murtono, Mojokerto (Panggilan Cinta)
- Minda Sriawan, Riau (Rain: be with You)
- Iffah Marhamah, Padangsidimpuan (Sepucuk Surat Bertabur Harap)
- Oni Anastasya Putri, Probolinggo (Goresan Semangat Jiwa)
- Mega Lisnawati, Medan (Kisahku Adalah Jalanku)
- I Komang Yuda Muliawan, Karangasem – Bali (Harapan Penuh Perjuangan)
- Maela Sari, Bogor (Benturan Takdir)
- Najwa Fitria Rahma, Sidoarjo (Monster of Hope)
- Naswan, Sumbawa (Tuhan dan Skenarionya)
- Shinta Mursyida, Tuban (Bersinar Sementara)
- Arni Angraeni, Enrekang – Sulsel (Pulau Harapan Untuk Sepasang Insan)
- Ilya Aktop, Semarang (Perjalanan Menuju Ruteng)
- Villa Anggita, Batang (Antara Harapan dan Perjuangan)
- Vina Wahyu Ardhyana, Bandung (Akhir Yang Tidak Berakhir)
- Yuza Olsi Rahmi, Padang (Secercah Harapan Seorang Bipolar)
- Moch. Calvin Daffa Divito, Sidoarjo (Memutar Harapan)
- Alie Fiorensyach, Bekasi (Cahaya Harapan Masa Depan)
- Naurah Nadhifah, Temanggung (Hope)
- Alif Widya Nurrochma, Madiun (Hilang Rasa tak Hilang Arah)
- Binti Mufarida, Kediri (Harapan Kecil)
- Nofialaeni, Cianjur (Harapan Napas Terakhir)
- Karseno, Jakarta (Laki-laki Yang Menggenggam Kenangan)
- Imelda Hafizah, Singkawang – Kalbar (Kamu Harapan dari Sengsara)
- Maryam Suci Anugrah, Pangkajene – Sulsel (Harapan Kita)
- Dyah Ayu Larasati, Sawangan – Depok (Tragedi Pasar)
- Nadia Putri, Palembang (Kanaya)
- Debi Abdullah, Cirebon (Sirna pada Mimpi)
- Shinta Kania Ariani, Bandung Barat (Pejuang NICU)
- Ayu Sugiarti, Lubuklinggau – Sumsel (Dari Dua Keluarga yang Berbeda)
- El Fath Bey, Kediri (Basket Asa)
- Dinda Dwi Cahyani, Lombok Timur – NTB (Segores Harapan)
- Asriani, Bone (Semua Punya Suka dan Duka)
- Nabila Ananto Putri, Kediri (Serpihan Sayap Haura)
- Yuliannha, Sukabumi (Semuanya Harus Diperjuangkan Sendiri)
- Nur Azmi Zahra, Yogyakarta (Elpida Eftychias)
- Xandra Junia Indriasti, Cirebon (Prosesi dan Frustasi)
- Bella Yunitha, Gianyar – Bali (Blind)
- Indah Kurnia Azizah, Kediri (Pemberi Harapan Pasti)
- Sekar Ayutri, Jakarta (Uluran Tangan Musuh)
- Rifka Ade Harfiyanti, (Substitusi Mimpi)
- Taqin Majid, Cilacap (Jeruk Surga)
- Khairani Nispy Saputra, Kotabaru – Kalsel (Cinta yang ku titipkan pada DOA)
- A. Aulia Salsabilah, Makassar (HAR(A)PAN)
- Erisya A., (Dum Spiro, Spero)
- Adi N. Abror, Jepara (Habis Gelap Terbitlah Terang)
- Fara Trisna Rahmadani, Malang (Arunika)
- Rinda Lailatul Arofah, Samarinda (Lost Hope)
- Nurul Hidayati, Yogyakarta (Hujan Terakhir di Langit Agustus)
- Erlinda Novita Sari, Malang (Cahaya untuk Kita)
- Rani Alfina Rohmah, Wonosobo (Mewujudkan Sepucuk Harapan)
- Abdika Ardhana, (Surat untuk Batseba)
- Mutia Purnamawati, (Bayi yang Tersenyum)
- Kartini, Bangka Belitung (Sahabat Terbaik)
- Delia Ananda, Bogor (Yang Bodoh Pun Punya Harapan)
- Claestis, Bogor (Cahaya Kegelapan)
- Rafli Hermawan, Tanjung Balai – Sumut (Dambaan Hati Ada Dalam Doaku)
- Nabila Adzafirah,Tanjung Pandan – Belitung (Titik Terang)
- Ita Novita Sari, Belitung (Setelah Pandemi)
- Nurhalimah Tusyadiah, Majalengka (Dibalik Senyuman Ayah)
- Aisyah Nurul Aini, (Anak-ku si Pemalas)
- Hanifah Miftahul Jannah, Kota Tasikmalaya (Sepuluh Tahun Tanpa Peluk)
- Heni Pebrianti, Rengat – Riau (Sebutir Emas)
- Fatricia Putri Laadji, Gorontalo (Sudah Terlalu Pagi, Untuk Bermimpi)
- Juan Danu Akbar M., Kebumen (Wasiat)
- Nadhira Syakira Kilimanjaro Ali, Lubuklinggau (Rencana Terbaik)
- Is’adur Rofiq, (Satu Fragmen Obituarium Pengasuh Pesantren)
- Rizki Ramdani, (Jangan Lupakan Masa Lalu)
- Iip Musrifah, Cirebon (Merajut Impian Masa Depan)
- Anggraini Tasya Pitaloka, Surabaya (Bisakah Aku Ke Korea)
- Ilham Wahyudi, Medan (Pak Abu)
- Anin Dhitania Ekarini, (Hutang Karma)
- Rezki Amelia Anggraeni, Barru – Sulsel (Man Jaddah Wajadah)
- Juliana, Mesir (Kidung Pertiwi)
- Eva Anastian, Magelang (Harapan Kesepuluh)
- Fakhri Nur Zaki, Makassar (Tentang Pandemi, Informasi, dan Harapan)
- Ratiningsih, Indramayu (Kaktus dan Renjanaku)
- Wasilah, Cianjur (Indahnya Manuskrip Allah)
- Putri Rindiyani Ariyanto, Purwakarta (Hidup bersama Harapan)
- Saiful Bahri, Sumenep (Perempuan Bermata Hujan)
- Linda Rogaya, Pangkal Pinang (Sekuat Harapan Gisel)
- Abdul Mu’is Ardiyanto, Situbondo (Pelangi Harapan Seorang Anak Pemulung)
- NonVia, (Tak Diinginkan)
- Nailah Puteri Maharani, Bekasi (Pluto)
- Merlianda Eka Arifiani, Gresik (Goresan Takdir Sang Pejuang Mimpi)
- Heriyanto, Bangka Belitung (Antara Takdir dan Harapan)
- Anggiya Maharani, Cirebon (Sang Juara Dengan Segala Harapannya)
- Siti Istiqomah, Bojonegoro (Harapan Itu Nyata)
- Anisa Bilqis Shoim, Gresik (Melupakan Tapi Tak Lupa)
- Zakiatunnisa, Palu (Sepintas Kisah Suram)
- Kinanti Kasih, (Apa Harapanku?)
- Raras Weni, Tangerang (Asa Di Pelupuk Senja)
- Ina Destiana, Yogyakarta (Mati Suri)
- Sabri Hamda, (Nyaman)
- Jihar, Kuningan (Ayah)
- Kanthi Tri Setyawati, Purbalingga (Tarsok)
- Yusni Yasmi, Semarang (Harapan Belum Pudar)
- Fauzan Dahlan Zidan Musiin, Sorong – Papua Barat (Secerca Harapan Dari Langit)
- Lathifah Imtiyaz Hamid, (Berani Adalah Cantik Versi Seorang Ayu)
- Nurhidayah Kasim, Sulawesi Selatan (Dia yang Memilih Pergi)
- Ankhaira, Istanbul – Turkiye (Sujudku di Raudah)
- Tegar Pandega, Yogyakarta (Antara Harapan dan Kenyataan)
- I Putu Alit Prayoga, Klungkung – Bali (Selang Harapan)
- Een Juwita, Sumatera Utara (Si (Bukan) Pemulung Hebat)
- Sammad Hasibuan, (Ayah Pergi dan Menitipkan Sebuah Harapan)
- Nabila Zulkipli, Lahat – Sumsel (I Wish UI)
- Mungfaridah, (Rasa Perihal Asa)
- Elsye Reni Kisti, Palembang (Harapan dalam Belenggu Masa Lalu)
- Revalina Dwi Ariani, Depok (Siang dan Malam)
- Agung Pangestu, Purbalingga (Satu Hari untuk Selamanya)
- Krisna Arya, Yogyakarta (Fosfena)
- Arleen A, Jakarta (Lingkaran Harapan)
- Diandra Rezkia, Jakarta Barat (Secercah Harapan di Langit Jakarta)
- E. Rokajat Asura, Bandung (Malam Terakhir)
- Ria Widuri, Klaten – Jawa Tengah (Anushka)
- Karina Magfirah, SR, Aceh Tengah (Bintang Itu)
- Muhammad Farid Sudibyo, Blora (Hakikat Manusia untuk Berjuang)
- Keripik Kentang, Semarang (Untuk Anak-anak Bunga)
- Heni Mulia Wati, Lombok Tengah – NTB (Gelang)
- Chusnul Nabiella, (Secercah Cahaya Nirwana)
- Firdha Yusmi, Depok (Bisik Harap Untuk Semesta)
- Sferti Manurung, Aek Kanopan – Labura (Bertahan Dalam Harapan)
- Diah Puspita, Bakauheni – Lampung Selatan (Melody)
- Nisa Ananda, Samarinda (Tempat Tidur)
- Noni Rhopalocera, Bogor (Si Pincang dan Si Bodoh)
- Alfi Qotrunnada, Tangerang (Berlipat Ganda)
- Ropa Wahyuni, Egmond Binnen – Belanda (Harapan Sejengkal Ikhlas)
- Nana Sastrawan, (Pelajaran Menulis Cita-cita)
- Devi Aviana Putri, Semarang (Suara Si Introvert Tentang Bullying)
- Ismi Novia, Mempawah – Kalimantan Barat (Penunggu Rumah Usang)
- Thaifur Rahman, Sumenep – Madura (Hidup Bukan Tentang Titik Tapi Koma)
- Eri Setiawan, Banjarnegara (Sebatang Suling di Dada Seorang Tua)
- Nadiati Nur Azizah, Bandung (Melepasmu untuk Mencintai-Mu)
- Dewi Sartika Nainggolan, Semarang (Harapan Dibalik Kepahitan)
- Agus Gunawan, Kota Banjar (Harapan Terakhir)
- Putri Wulandari, Bengkalis – Riau (Keinginan Humairah)
- Rizky Rahmalia Putri, Batam – Kepulauan Riau (Liona Reswara)
- Rizky Iman H., Medan (Seribu Orizuru Menghadap Purnama)
- Cinta Negeri, (Harapan Seorang Penyandang Yang Cacat)
- Vivi Zarawati, Tangerang (Harapan Terakhirku)
- Delianae Middil Ranggan, Palangka Raya (Jaket Hijau Andini)
- Evi Masfufatul Islamiyah, Semarang (Kisah Sederhana yang Mengesankan)
- Rindi Ani Primus Iswanti, (Venus Fly Trap)
- Satra Olesti, Simeulue – Aceh (SALMA)
- Ummi Khoirunnisa, Deli Serdang – Sumatera Utara (Aku Tahu Jawabannya)
- Tessa Jessy A. Nababan, Semarang (HarapanKu Dalam Keluarga)
- Putri Maharani, Agam – Sumatera Barat (Tulisan Ini Untuk Kamu)
- Tasya Citra Lestari, Kalianda – Lampung Selatan (Harapan)
- Michaella Ardira Galih Meiandhini, Semarang (Asa Galih Yang Terwujud)
- Pelangii Senja, Cirebon (Bintang Harapan)
- Clarissa Thaoliena S., Jakarta (A Hope and Surprise)
- Octavia Pusphita Sari, (Harapan)
- Neng Sri Herawati, Sumedang (Antara Cinta dan Air Mata)
- Komang Ade Komala Savitri, Denpasar (Lembayung Manah Ali)
- Acha Hallatu, Medan (Disaat Semua Singgah dan Pergi Tapi Kamu Menetap)
- Destyanita Rizkyrana, Samarinda (Harapan Mendung)
- Asnidarwati Duha, Nias Selatan (Mutiara Yang Tersembunyi)
- Ratna Agustina Pangastuti, (Senyum Ana)
- Rina Trisnawati, Pemalang (Harapan Terpendam)
- Ailsa Calista Salsabila, Jakarta (Asa)
- Nurul Nihlah, Serang – Banten (Kelabu)
- A. Warits Rovi, Sumenep (Harapan yang Dibelah Arus Sungai)
- Lathifah.B, Kepulauan Riau (Tak Ada yang Sia-sia)
- Much. Faisal Hamid, Ponorogo (Monokrom dan Kuas Cat)
- Eko Hartono, Wonogiri (Mendulang Prahara)
- Niken Ayu (Ken), Solo (Antara Bintang dan Kupu-kupu)
- Rahmadmk, Tangerang Selatan (Sepatu)
- Ira Oktiana, Tangerang Selatan (Petang Bernoda)
- Yolanda Lorenza, (Tak Lagi Tentang Senja)
- Triana Rahayu, Bogor (Janji Tatiana)
- Rifan Nazhip, (Cinta Tua)
- Putu Bayuwestra, (Yang Diharapkan)
- Sri Sugiarti, (Jalan Setapak)
- Prisliana Devi, (Harapan Sebuah Do’a)
- Eka Purnama Mustikaningtyas, Probolinggo (Komitmen)
- Rizki Putri Nurdianingsih, Klaten (Terimakasih dan Pergilah Covid19)
- Raihana Manila Azzahra, (Pedongkelan Kami)
- Umriyah, Bangkalan (Karena Engkau)
- Ummu Imaroh, Yogyakarta (Langit, malam itu…)
- Melisa, (Mimpi dan Harapan)
- Seva Eka Cahyani, Batu (Pupus)
- Hastiza, (Kesempatan Kedua)
- Serli Puspitasari, Tulungagung (Satu Mie Dibagi Tiga)
- Gitah Ayu Ambarwati, Malang (Lacuna)
- Ndena, Bogor (Mentari Kembali Bersinar)
- Hanik Imtihanah, Purworejo (Mimpi dan Hujan Hari Ini)
- Melin Oktrianti, Pagaralam (Ketika Harapan Hanya Mimpi)
- Wahdatul Fatmayani, Banjarmasin (Keinginan Terakhir)
- ELnisa, (Sebuah Penantian)
- Arafat Nur, (Hanya Perlu Menunggunya dengan Sabar)
- Dela Triana Agustin, Semarang (Second Trust)
- Julisa Amalia, Blora (Setitik Cahaya)
- Radawati Laidi, Halmahera Timur (Sebelum Kamu Menyerah)
- Jeni, Kebumen (Menghidupkan Cahaya Di Dalam Gulita)
- Tri Pujiati, (Sepenggal Kisah Menggapai Mimpi)
- Anisa, Kalimantan Selatan (Melihat Dunia)
- Deswita Ristin Awalia, Lumajang (Menikah Denganmu)
- Lisa Syamsiyatul Maghfirah, Tulungagung (Harapan Kecil Ku)
- Bisri Mustofa, Malang (Ladang Harapan Mbah Setu)
- Dara Puspita Siregar, Deli Serdang – Sumatera Utara (Kamu Mau Jadi Apa?)
- Indri Widayanti, Tangerang – Banten, (Mutiara Terpendam di Telaga Al-Kautsar)
- Lepisiah, OKU (Anak Yatim)
- Khafizah, (Sangkaku Kau Rumah)
- Neng Lilis Nuraeni, Subang (Abu-abu)
- Ainun Nadhiroh, (Sebuah Harapan yang Ku Dambakan)
- Pitriyani, (Antara Aku dan Kamu)
- Novita Mulya Sari, Jombang (Jangan Berharap Jauh, Nanti Jatuh, Kalau Realitanya Tak Patuh)
- Hanifah, Bogor (Kejutan Istimewa)
- Nessa Mariska, Surakarta (Angin Sendu)
- Arsya Fathinka, (Berhenti Gagal)
- Hadisza Anggreni, Pontianak (Planet Untuk Epoch)
- Ma’rifatul Wakhidah, Ponorogo (Elang Di Langit Biru)
- Wastiana, Banyumas (Sepenggal Masa Lalu)
- Anisa Qurota A’yun, Kota Tegal (Zombie Attack)
- Sifa Dewardani, Kota Tegal, (Mi Casa)
- Iis Liana Tari, Lampung Timur (Musim Terbaik)
- Irana Patricia Talullah, Sidoarjo (Kehidupan Normal)
- Tsalis Rahmawati, Lamongan (Saturnus)
- Hanum Hanatta, (Sekaleng Sarden)
- Wardhanira, Purbalingga (Pewaris Mimpi)
- Dafid Riyadi, Bandung (Buah Kesabaran)
- Ni Putu Priscilla Ervinka Devi, Bali (Kau adalah aku)
- Siti Ulumiah, Bogor (Ingin Melihat Pelangi Lagi)
- Ganang Ajie Putra, (Memelihara Gajah Dalam Rumah)
- Nurul Qalbi, Makassar (Sehelai Harapan)
- Pusfianty, (Hari Yang Ambigu)
- Anis, (Harapan Hidupku)
- Veronika Supatmi, Ponorogo (Harapan Sebelum Kematian)
- Taufik Hidayat, Bogor (Kembali)
- Noveins Adellia, (Tidak Selamanya)
- Wahyu Betty, Tulungagung (Dusta Hati)
- Nisa Hanifah, (Belum Berakhir)
- Ivon Anggraeni, Jember (Harapan di Ujung Sendu)
- Umi Khoiriyah, Lampung Tengah (Setetes Harapan)
- Panji Pratama, Sukabumi (Cinta Kedua)
- Atikah, (Asa yang Gagal)
- Anastasia Weningtyas Paskaningrum, (Benang Merah Zeinaliaro)
- Arini Himatus Sarifah, Banyuwangi (Sirna)
- Aisyah Amini, Ogan Ilir – Sumatera Selatan (Secercah Harapan)
- Tari Abdullah, (Binar dan Harapan)
- Mizuki Takako, Indramayu (Kapankah seperti Dulu?)
- Beathris Mayaut, Kota Ambon (Harapan Selalu Ada)
- Nico Setiawan Rama Dhoni, Jakarta Barat (Beginning of Bitternes end Sweet)
- Aliana Fajriyah, Kebumen (Malam Yang Bisu)
- Nur Karimah, Palu (Malas dan Harapan)
- Juan Carlos Pangestu, Jakarta (Lentera Di Badai Kehidupan)
- Fitri Wahyuni, Probolinggo (Sederhana)
- Tsaqifa Aulya Afifah, Sragen (Aku Bersyukur Pernah Gagal)
- Varen Nadya Antoni, Padang (They Don’t Know About Us)
- Ladysa, (Ujung Segala Harap)
- Putri Umami Siagian, (Harapan Tak Berujung)
- Siti Amalia Rahmah, Kalimantan Tengah (Tak Akan Kembali)
- Romi Afriadi, Riau (Nabi Baru)
- Ayun Kadir, (Harapan Baru Untuk Luka November)
- Khairunnisa Azzahra, Bukittinggi (Gadis Penunggu Kedai Fotocopy)
- Umatul Khoiroh, Malang (Buntung Sang Pemimpi)
- Cyrene Ivania Lucinda, Jambi (Berani)
- Ibnu Al Amin, Jambi (Maaf dari Syifa)
- Devita Permata Fanti, Banyumas (Musuh Tak Kasat Mata)
- Endang Fitriana, Jambi (Rinduku Tertaut dalam Do’a)
- Indah Khairunnisya, (Generasi Terbaik Akhir Zaman)
- Yohana Madame Hutahaean, (Sang Bayangan Dalam Relung Pikiran)
- Catrine Natasha S., Bogor (I Wish I Could Have an Ordinary Family)
- Adila Nur Amaliah, Purbalingga (Harapan dan Misterinya)
- Komang Silvayani, (Bintang Harapan Aleta)
- Tiara Rahmawati, Pangandaran (Impian Untuk Ayah dan Ibu)
- Laila Rahmawati, Pacitan (Memenjarakan Takdir)
- Hilda Fadilla, (Sela Kota Dua Benua)
- Mariatul Kiftiyah (Cita-citaku Makan Nasi)
- Fransisca Lintang Tri Kusumastuti, (Nyawa dan Harapan)
- Anni Triani Arthariani, (Sepenggal Rasa)
- Alya Wikantari, (Di Balik Cadar Alia)
- Budi Wahyono, Semarang (Naluri Berdenyut di Dada Kerempeng Bapak)
- Ghufron Mu’ti, Pemalang (Impian Sang Mudi Menuju Kota Mode)
- Nattayya, (Hati yang Terketuk)
- Faizal Hadi Nugroho, Malang (Getun)
- Uut Permata Sari, Bojonegoro (Thalia, dan Dunia Veteriner-nya)
- Fahma Jauhara Ameliantari, Yogyakarta (Malam Berhias Air Mata)
- Inka Evanda Putri, Yogyakarta (You Are My Hope)
- Alfina Indira Qamaril Zahrah, Blitar (Sebilah Bambu Harapan)
- Tresaa Linanda, Belitung (Ekpektasi)
- Maulida, Lombok Timur (Daun Gugur di Musim Hujan)
- Putri Maharani, Padang (Hanya Sekedar Harapan)
- Fitri Nurlaeli Sakinah, Garut (Negeri yang Tak Pernah Mati)
- Dilla Desy Aryanti, Majalengka (Kenyataannya Tidak Benar-benar Cukup)
- Aisyah, (Agrapana)
- Dinda Angelica, Cimahi (Cinta)
- Yulia Dhian Sari, (Pekat)
- Wenny Dwi Kartika, (Secarik Mimpi)
- Moh. Rofqil Bazikh, Yogyakarta (Penulis yang Mati Saat Menulis Kata Pengantar)
- Ryan Natanael Uswandi, Bandar Lampung (Temaram)
- Mayang Ayu Puspitasari, Malang (Detak)
- Denik A Nuramal, Malang (Rahasia Rey)
- Priskilla Tania Barlian, Tangerang (Just Believe)
- Aisyah Dhiya’ Purwanti, Sidoarjo (Nafas Terakhir)
- Zainab Hanifah, Palembang (Short Love Story)
- Salsabila C., (Erzha dan Harapan)
- Kurniawan Dwi Hartanto, Banyumas (Khitah Tercapai Hati masih Merana)
- Zelfi Islamia, (Menantimu)
- Magistrani Gracia Lailossa, Ambon (Harapan Peri Harapan)
- Ayu Puji Utami (Yuji), (Masih Sudi)
- Muhammad Farhan, Banda Aceh (Sirna)
- Neisa Zahra, (Dulu, dia pernah kehilangan langkah)
- Rokhmat Gioramadhita, Purbalingga (Pengantar Cahaya)
- Putri Dila, (Tahun Jeda)
- Laila, (Jarak Dua Kota)
- Meirossa Taradita R, Jambi (Mahkota)
- Cahyani Dian, Jombang (Harapan Di Atas Luka)
- Faris Fajar Dieni, (Hanya Kepada Tuhanmulah Engkau Berharap)
- Sketsa Ultra P., Padangsiantar (Harapan dari Hutan)
- Laila Nur Hamidah, Banyuwangi (Sedalam Cinta Kang Umar)
- Anthika, Pekanbaru (Rindu yang Tertunda)
- Arifah Sa’diyah S.I, Medan (Harapan dari Perapian Musim Dingin)
- Fitra Syawala Insani, Tasikmalaya (Harapan Pelajar di Tengah Wabah)
- Nur Khotimah, Banyumas (Masa Depan)
- Citauna, (Yakin dan Percaya)
- Vina Anisatul Fauji, Purbalingga (Keajaiban Doa)
- Yunia Binaranti, Tulungagung (Rumah Baca Harapan Aya)
- Haniyah, Bogor (Segenggam Harapan dalam Doa)
- Angelika Edinda Putri, Indramayu (Pesona Ustaz Muda)
- Avivah Humayrrah Yasmin, Bukittinggi (Come True Before He Leaves)
- Siti Sophia Hoerun Nisa, (Ibu Di Sini, Nak)
- Eva Kartika Mardikaningtyas, Pekalongan (Doaku Keluarga ini Dapat Hidup Normal)
- Tasha Rusydha Azilla, Bogor (Kabur)
- Indra Hendrawan, Bogor (Keinginan Yang Terwujudkan)
- Diah Rusmala Dewi, Yogyakarta (Tenggelam Lebih Dalam)
- Lajeng Dewi, Yogyakarta (Harapan itu Kosong)
- Rina Suprihatin, Tasikmalaya (Sepenggal Cerita Kehidupan)
- Anisa Triani, (Kilas Harap yang Menguap)
- Sixe Andresi, (Aku, Kamu dan Impianku)
- Salwa Umi Fidayya, Sragen (Lillah)
- Safira Mauritsa Aisyah, (Bel)
- Salma Azumi, Kudus (Nirmala Pengganti (Rumah Harapan))
- Esti Purwaningsih, Kebumen (Menanti Kembalinya Ira)
- Gian Agistian Algifari, Bandung (Setitik Asa di Malam Nostalgia)
- Nurliana, Palu (Berdamai dengan Harapan)
- Silfia Nor Ridayati, Jakarta Timur (Aku, Kamu, dan Jogja)
- Fitria Indah Suryani, (Gang Kecil)
- Adelino Do Santos Elo, Flores (Dia yang Menghilang dan Kembali Tersenyum)
- Asih Aryani, Kalimantan Barat (Jangan Lelap Sebelum Gelap)
- Christy Clarissa, Bali (Pesan Singkat Jeanette)
- Amani Hamidah, (Para Penimbun dan Sang Pemanen)
- Ulfah Uminingsih, Wonosobo (Kisah Sepotong Singkong)
- Mizzart Al Fatih, (Serangkaian Unek-unek Saras)
- Lidya Utari, Riau (Si Janda Haryati)
- Siska Ambarwati, Banyumas (Lintang Sore di Tepi Serayu)
- Hana Tasya Simamora, Jakarta (Perjalanan Cita)
- Laila Fitriani, (Lembar Catatan Asa)
- Safii Ahmad, Lumajang (Ambisiku Bukan Harapannya)
- Nursela, Cirebon (Tuhan, berikanlah kesempatan untukku hidup)
- Nuzliyati Khairiyah, Sleman (Selembar Kertas)
- Ratu Agung Ayu Yulianatasya Agustina, Mataram (Lelaki Tua dan Sepeda Ontel)
- Gita Apriani, Bekasi (For My Parents)
- Sabalius Uhai, Samarinda (Meracik Harapan dari Kampung)
- Widari Khoirunnisa, Bekasi (Harapan tak Pupus Meskipun tak Sempurna)
- Rohmah Jimi Sholihah, Wonogiri (Kotak Perunggu)
- Alvina Widadjananti Nabilah, (Payung Wasiat)
- Candra Lesmana, (Kisah Abah Samin dan Jali Timangga)
- Salma Aulia, Bandung Barat (Hopeless for Hope)
- Gabriella Efinda Ratriningtyas, Wonogiri (Langit Biru)
- Yusril Ihza F.A., Surabaya (Mantyasih)
- Finanazwa, Denpasar (Dalam Merengkuh Jingga Mendengar)
- Regita Oktavia, Agam – Sumatera Barat (Surat Terakhir Ayah)
- Miranti, (Mira dan Mimpi 30 Tahun)
- Raindoll, (Emerald)
- Kristi Ayu Ningsih, Sumatera Barat (Deburan Harapan di Ujung Senja)
- Ria Atika Darusalam, Lampung (Musim Semi di Negeri Ginseng)
- Fufy Niatilova, Malang (Beautiful Love)
- Friska Julia Tarigan, Medan (Saat Kenangan Berjalan Bersama Harapan)
- Ana Mardiana, Probolinggo (Berkah di Satu Malam)
- Catharina Novia Christanti, Sleman (Hidupku seperti Burung dalam Sangkar Emas)
- Pipiek Isfanti, Kudus (Mushola Yi Darno)
- Amelia Fauzyah Maharani, Blitar (To JJ)
- Mila Febrian, Padang (Raksasa dalam Tubuh Si Kecil)
- Ricardo Marbun, Surabaya (Cerita dari Sebuah Masker)
- Nella Yuli Ayu Lestari, Jombang (Berharap Hati Ibu Luluh)
- Alexander Wande Wegha, Flores (Harapan Beku)
- Ogie Munaya, (Tugas Terakhir)
- Azkiyatul Ulya, (Neraka Tahun Ini)
- Mira Fitri (Wisuda)
- Nafira Alfi Zaini Amrillah, Jombang (RedGreen : Dibalik sebuah Perjuangan)
- Diah Meiliyana Ariyanti, Purworejo (Asa Pria Negeri Gingseng)
- Nikita Azizah, (Diam Membisu)
- wsbella, Tuban (Bias Senja Tanpa Penerbit)
- Cahya Wahyuning Ilahi, Jember (Sunyi di balik Jeruji)
- Widya Simamora, Jakarta (Harapan Hati)
- Pretty Angelia, (Matahari Terbit Pukul Tiga Pagi)
- Maya Juniasih, Purwakarta (Stay with Me)
- Muhammad Julio Moreno, Bandung (Rupa Semesta)
- Janati Nur Fatmei, Indramayu (Isak Cinta dalam Mimpi)
- Mirza Khumaini Izz Hanania, Malang (Keyakinan)
- Nunung Ariani, Lombok Utara (Harapan atau Takdir)
- Indah Prayodya Sihombing, Medan (Penjara Suci)
- Seiran Chan, (Don’t Give Up The Last Hope)
- Ni Wajan Leni, Bandung (Di Balik Kebohongan)
- Syanee, Surabaya (Semoga)
- NinSoe, (Celengan Mimpi)
- Botania M. Ways, (Distance Between Me and The Door)
- Riskayanti, Sulawesi Selatan (Api dan Mimpi)
- Miftahul Haera Asmil, Sulawesi Selatan (Pelangi Harapan)
- Evi Komala Sari (Evie Yuzuma), Jakarta (Pusara dan Labirin Kehidupan)
- Fiki Kurniawan, Malang (Sahabatku Berubah karena Mempunyai Pacar)
- Yunita Puspitasari, Grobogan (Senyum Mentari)
- Widya Annisa, Bandar Lampung (Dibalik Kematian Seli)
- Indah Friska Sari, Baturaja (Meraih Rembulan dengan Tangan)
- Nadiya Fristianati Aunillah, Tuban (Jeratan Angan)
- Widia Citra Dewi, Kota Batu (Tunggu Aku Menjemputmu)
- Arifa Khairina, Semarang (Prahara Paranoia)
- Amalia Tri Astuti, Wonosobo (Ijazah dalam Genggaman)
- Iyas Firdaus, (Tempat Tinggalku)
- Ferra Wulan Saputri, Madiun (Harapan)
- Nur Cahaya Pohan, Bekasi (Memory Arif si Biang Kerok)
- Rikard Diku, Sikka – NTT (Seekor Tikus dalam Kepala Kakek)
- Harem Azzahra Basilius, Jawa Timur (Harapan dalam Rahasia)
- Dinia Sebwinda, Bandar Lampung (Do’a yang Melangit)
- Ahmad Miftahudin Thohari, Ngawi (Kalau Saja Tiada Harapan)
- Dila Fauziah, (Harapan Itu Ada)
- Sendang Jaladara, Bumiayu (Tokoh Kamu yang Bertarung dengan Ramalan)
- Rizki Adi Saputra, Riau (Aku Tak Sendirian)
- Iskandar, Riau (Proses)
- Joanne Anastasha, (From Me to You)
- Anita Sari, Bantul (Kalia)
- Haura Az-Zahra, (Dia Orang Istimewa (DOI))
- Bramantyo Bagus Cemerlang, Yogyakarta (Tujuh Menit yang Berharga)
- Alifia Nindi Muzaki, Jakarta Barat (Antara Harapan dan Kenyataan)
- Prameswari Marsada Nauli, Jakarta (Harapan Sembuh dari Psoriasis)
- Nur Azizah Zahro (Amerta), Purwokerto (Mantra Gagal)
- Retno Dwi Maharani, Palangka Raya (Turbulensi Batin)
- Muhamad Iqbalnur Fikri, Purwokerto (Tempat Menuju)
- Sukini, Sukoharjo (Taman Bambu Berbisik)
- Nurpadila, Bangka Belitung (Harapan yang Terwujud)
- Rachma Aulia Utami, Karanganyar (Harapan yang Tak Pernah Pudar)
- Fachira Kasmarini, (Pabrik)
- Rita Yusika, (Rumah di Gerbong Kereta)
- Nurhafni, Maros (Setumpuk Harapan)
- Anggi Purwaningsih, (Negeri Perang)
- Salsa Rifda Erira, (Tuan untuk Tutu)
- Muhammad Ali Fikri, Mukalla – Hadhramaut (Cinta dan Cita)
- Fadhilah Zahra, Hutaiantar (Lenyap Sudah Pohon Harapan Angka 20 September)
- Kharisma PW, Pekalongan (Sebatas Andai Anakmu)
- Ainun Berliana, Tangerang (Gadis Bermata Coklat)
- Kanya Ahayu Ning Yatika Akasawakya, Kudus (Kemarau dan Kacang Hijau)
- Melisa Indah Firdausi, (Harapan Kecilku)
- Melinda, (Memetik Bunga yang Lain)
- Rusina Aulia Azizah, Kapuas – Kalimantan Tengah (Deva(ra))
- Dinar Hasanah Harahap, Sukabumi (Before you fall apart)
- Brigita Aras Soraya Waruwu, Pulau Nias (Kepedulian Kita Harapan Mereka)
- Mustika Nur Sukitiarti, (Persamaan)
- Almaidah Alma, (Harapan yang Terbalaskan)
- Qothrunnada Syarifah, (Dibalik Mimpi Fay)
- Agatha Christina Widjaja, (Bintang Jatuh)
- Maharani Kusuma Artanti, (Merah itu (Tak Selalu) Berani!)
- Dawud Achroni, Sukoharjo (Akhir Kisah Seorang Supervisor)
- Palris Jaya, Tangerang (Dari Waktu ke Waktu)
- Andi Novriansyah Saputra (Bertemu Tak Mencintai)
- Aini Ramadani (Tidak Bisa Memiliki)
- Indah Wahyuni (Hati-hati di Jalan)
- Putri Andita Andriyani, Tegal (Doa yang Menapak)
- Aulia Lailatul Fitri, Surabaya (Tempat Pembuangan Surga)
- Lian tee, Garut (Percakapan Malam Itu)
- Salohot Nasution, Aceh Timur (Marni dan Janji Dinikahi)
- Fatma Safira, Surakarta (Surat untuk Tuan Maestro (Aku Jatuh Cinta))
- YTutik Indriyani, Yogyakarta (Senja Dalam Kehidupan)
- Lulu Siti Robiatul Adawiyah, (Menjemput Hujan)
- Dita Alvionita, Pangkalanbun (Andai Waktu Kembali)
- Alexa Azka Anggun Mardifa, Surakarta (They Wish Me Dead)
- Dwiyati Aksaratiga, Klaten (Sapaku Dijawab Sunyi)
- Rani Ruhajjah Nasution, Bogor (Berawal dari Sapaan)
- Qonita Lutfiah, Lampung (Berlari dan Tak Akan Berhenti)
- Yuliana Rizka, (Hujan Kota Malang)
- Kasmawati, (Pengharapan)
- Ima Safii, Lumajang (Hijrah Seorang Pengemis)
- Yesi Ulfia Liza, Aceh Selatan (Insta Keeper)
- Nova Dwi Suhesti, Jambi (Twins)
- Nurpitri, (Smile on My Fice)
- Afifah Amalia Zahra, Purwokerto (Jejak Hidup)
- Nurillah Achmad, Jember (Sebuah Roman Tentang Rahim Malam)
- Kezia Marcella, Bekasi (Harapan di Sebuah Kursi Roda)
- Marini Nur Latifah, Bandung (Kekasih yang Hilang)
- Pranita Dewi Vanli, Bandar Lampung (Harapan Dita)
- Sri Mulyani, Medan (Perempuan dengan Tiga Lelaki)
- Nancy Marhadi, Pati (Obat yang Mujarab)
- Nagita Histimuna Aisyah, Pekalongan (Gadis Berjuta Harapan)
- Shofiyah Nur Laili, Gresik (Doa yang Terus Berubah)
- Fatyana Huwaida’a, Bandung (Kala Daun Menepi)
- Siti Fatimah Tuzzahra, Bogor (Pesawat Kertas)
- M. Ardhana Dharuwana P., Surabaya (Serasa Diambil Teman Sendiri)
- Indah Darmastuti, Solo (Elmo Berlari)
- Amelia Muslimah, (Kehangatan dalam Harapan)
- D Pras, Pasuruan (Menunggu)
- Meylani, Damai – Riau (Bahagiaku Untukmu)
- Nur Alivia Idha Wati, Sukamara – Kalimantan Tengah (Anyelir Merah Jambu)
- Melda Febrianty (Rantau)
- I Wayan Ari Gunawan, Banjarmasin (Burung Truwok Menemukan Kolam)
- Rani Ambar Wati, Brebes (Bulanku)
- Eko Purwatiningsih, Kabupaten Malang (Vakansi ke Bandara)
- Mia Komara Yani, (Mentari)
- Mirza Zakiya, Sleman (Aku Ingin Bertemu Ibu)
- Setia W, Kediri (Hujan Kemarin)
- Inna Mutmainnah (Tetesan Salju)
- Nova Nur Halimah, Wonosari (Secercah harapan)
- Bima Afrizal Malna, (Masih Adakah Harapan?)
- Zunda Mahesa Cecylia, Surakarta (Rasa dalam Asa)
- Asyah Zahtiar, Jambi (Asa dalam Lelah)
- Miftahurrozi, Boyolali (Bulu Merak Biru)
- Septiono Bangun Sugiharto, Purbalingga (Linglung)
- Ridha Pratiwi, (Tetap Tenang dan Terus Berjuang)
- Pitara Lusiana, Lampung (Lyo dan Harapannya pada Para Ayam)
- Rahma Syakira, Cilacap (Challenges between Teachers, Students, and Parents During this Pandemic)
- Yeni H., (Hope and Dreams)
- Ika Rizki Refima Putri, Batang (Love to Jannah)
- Amalia, (I Love You)
- Anggaxaverius, (Anak Kebanggaan Ayah)
- Ayna Indiera, Balikpapan (Kabar dari Lautan)
- Alifah Nur Fitri, Tulungagung (Harap di Tengah Gulita)
- Elisa Fauziah, Pangandaran (Hanya Rindu)
- Dara Giva Pratiwy (Untuk Sebuah Harapan)
- Reva Sascha (My Last Hope)
- Supartini Tri Woroningrum (Kehampaan Hati)
- Fadila Ikke Nuralita (Persahabatan yang Tak Kunjung Bertemu)
- Siti Muanifah (Asa di Penghujung Doa)
- Dewi Rizky Purnama (Angan yang Terpatri)
- Afiyah Mukhtaroh (Mengapa Kita Harus Sekolah)
- Risa Auliya Damastina (Harapan Terakhir)
- Nurul ‘Ainun Qalbiy (Harapan dalam Doaku)
- Selfi Sylvia (Seribu Harapan dari Cahaya Lampu Petromaks)
- Basmah (Harapan)
- Muhammad Ega Zerby Arianto (1000 Asa Si Gadis Buta)
- Atinlyin (Abu)
- Maydia Egi Nuraini (Segenggam Mimpi Membawa Asa)
- Ainul Pitria (Waktu dan Harapan)
- Elsa Juliana (Harapanku Salah Berlabuh)
- Citrawati Trisaparini (Tragedi Mata Air)
- Fandika (Tempat Untuk Pulang)
- Heri Suritno (Ratu Kembang)
- Ade Kurnia (Pada Sebuah Pohon di Atas Bukit)
- Sofyan (Pertemuan)
- Kharisma Noviana (Kenangan Pilu Kelulusan)
- Indri Tiffani (Rahasia)
- Dhea Lestari (Liontin Terindah)
- Setyaningsih (Belenggu Harap)
- Fitri Nur Janah (Harapan Seorang Gadis Desa)
- Ainur Rohmah (Masihkah ada permintaanmu, yang lain?
- Ali Mukoddas (Dimensi)
- Syailil Aliyah (Harapan Hampa)
- Rosa Susanti (Menanti di Alam Mimpi)
- Monica Risma T.A.W (Peri Kecilku)
- Iliana Loelianto (Gadis Dalam Angan)
- Lilis Yuliana (Aku Berharap dan Bersyukur)
- Noring (Harapan dari Sebuah Harapan)
- Aynheleni (Ketika Daun-daun Berguguran)
- Yanti Nurmalasari (Ayah Aku Ingin Kuliah)
- Tyas Rosawinda Khairunnisa (Pretensi Asa)
- Arum Puspita Rini (Dia adalah Jodohku)
- ChochoCim (Seharapan)
- Pipin Peranika (Segelas Kopi Dua Sisi)
- Siti Musyaropah (Rumah Kardus)
- Mila Dwi Kadasih (Di Ujung Waktu)
- Sabrina Lasama (Sofia dan Nubuat Akhir Zaman)
- Darojatar Rofi’ah (Ia Benar-benar Pulang)
- Clara Fernanda Kusuma (Satu dalam Banyak Hal)
- Zahra Aulia Putri (Harapan Sebutir Nasi)
- J. Muhammad (Lelaki Hening Beraroma Musim Hujan)
- Sri Hartanti (Asa Sebuah Keluarga)
- Ernia Widyastuti (Antara Harapanku dan Caraku)
- Theresia Samosir (Harapan di Hamparan Sajadah)
- Siti Munawarah (Nasibku Bagaikan Roda Pelati)
- Tri Wahyuning Tyas (Memuai Cita Dari Goresan Luka)
- Axioma Salsabila Aniq (Salahku Menempatkan Harap)
- Salma Syifa Azizah (Tak Sesuai Harapan)
- Shilvany Aulya Mulyati (Harga Sebuah Bahagia)
- Siti Aulianisa (Pertemuan)
- Shindy Karenina (Ilusi)
- Salma Afifatunnisa (Tangisan Harapan)
- Melva Arviani (Sebuah Dispensasi Yang Harus Ku Terima)
- Shafira Aprilia Hadi (My Sunshine)
- Tiara R. Azizah (Harapan Joanna)
- Chintia Wardhani (Tatap)
- Evi Herniyati (Lilin Ulang Tahun)
- Yustina Kartini (Dia Terlahir Untuk Nya)
- Dea Sartika (Sepucuk Surat)
- Viola Khasturi (Perjalanan Hidup Mencapai Angan)
- Nisa Jihad (Menggapai Senyum Al)
- Muhammad Helmy Yusuf (Menjaga Asa Memi)
- Berliana Meilawati (Pseudo)
- M Firman Hidayat (2 Juta Views)
- Dewi Mayang Sari (Harapan)
- Tanti Ria Hutagalung (Aku dan Secercah Harapan)
- Nisa Aulia (Our Years)
- Elli Indriana Putri (Kerinduan)
- Rika Utari (Sabar yang Bersinar)
- Anggi Ayu Ningtyas (Asa di Anjuk Ladang)
- Adria Cemara (Kusebut Engkau … Sahabat)
- Supriyanti (Menunggu Kakak Pulang)
- Fina Kristianti (Setitik Harap dari Perempatan)
- Nofia Erizka Lubis (Perempuan Asuhan Rembulan)
- Tertia Nila Putri (Golongan Darah Langka)
- Suci Anggraeni (Mie Penyemangat)
- Day Suryani Khalimah (Jeda Semarang)
- Ika Ayu Julia Safputri (Belum Selesai)
- Yoza Fitriadi (Lilin Harapan)
- Desi Rahma Diantri (Gubuk Harapan)
- Shelly Mariana (Sehangat Mentari Pagi)
- Sarah (Setangkai Bunga untuk Ina)
- Hyasint Asalang (Kota Buangan)
- Ina Diana (Mengukir Harapan)
- Salsabila Zahra (Singularity)
- Dewi Silviani (My Father)
- Adya Tuti (Rencana-Rencana Istimewa)
- Diandra Salsabilah (Bukan Harapan Ibu)
- Alma Latifah Kinanti (Garis)
- Vikky Renaldi (Tetesan Nasehat)
- Karima Amalia (Secangkir Teh)
- Nayla Nurul Alisha (Hari Ini Aku Pemenangnya)
- Linus Uak (Sepatu Impian)
- Andina Cipta Wardani (Harapan Sepanas Krim Hot)
- Linda Kartika Sari (Dua Sisi)
- Fatimah Nur Maulani (Berharap dan Menyesal)
- Dimas Candra Kurniawan (Tongkat Estafet dari Jepang)
- Adelia Lintang D (Dilarang Menangis)
- Nabila Asri Putiandini (Harapan)
- Anisa Zulfa (Berbagi Cerita)
- Muliasari (Derap Asa Bintara)
- Lutvi Abdul Aziz (Harapan kepada Allah)
- Aulia Ulva (Dua Tahun)
- Olivia Syahrozy (Luka Tanpa Malaikat)
- Pensil Kajoe (Terompet Usang Tahun Baru)
- Adel Mahdiyyah (Diary Nara)
- Nisa CN (Chairunisa), (Kenapa Mereka Hapus Lukisan-lukisanku?)
- Endah Safitri, (Rumah di Bawah Bintang)
- Harinda Nadia Prasasti (Mimpi Aima)
- Ummi Noor Rahmatussyifa (Mimpi Sekar)
- Hanindyah Ardini (Padang Kunang-Kunang)
- Zahratul Wahdati (Makam Setengah Meter)
- Zuliana Umi Nidhom (Melodi Harapan Persahabatan)
- Izdihar Afra Firdausi (Hope for The Best)
- Anida Miftachul Janah (Peluk Aku Mama)
- Susana Febryanty (Bias Sinar Harapan Si Gadis Rama-Rama)
- Yuli Astuti (Pojok Gang Cendana)
- Aulia Azzahra (Asaku Dipandang Sebelah Mata)
- Lady Enggawati (Minggu Hari Special dan Harapan Kecilku)
- Elijah Rizqiyani (Aku Ingin Ayah Menikah Lagi)
- Neni Oktaviana (Hope is a dream doesn’t sleep)
- Cecep Saefudin (Harapan Cinta Ayesha)
- Sri Rahjiani (Hujan Adalah Perwujudan Dirimu)
- Fauziyah Nafisatul Qur’ani (Mair Esok Hari)
- Isabel Anjani (Maaf)
- Anggun Pratiwi (Sajadah Masjid Tua)
- Andi Mutiara Muthahharah (Surat-surat tentang Sumarah)
- Pipit Lutfitasari (Harapan dan Doa)
- Muhammad Fauzil Adhim (Bukti Tanpa Janji)
- Prasasti Pamawas Tuti (Hangat)
- Husnul Mujahadah (Elegi Rindu)
- Dinda Permata Octavia (Daffodil)
- Mae (Coretan Kecil di Hari Lahir)
- Nauratun Nazifah Sahda (Yang Hilang Dariku)
- Venus Khesya Tyasmara (Bunga Pengganggu)
- Nabila Aulia Hasrie (Esmeralda)
- Nur Laily Sa’adatus Abadiyah Al-Khotim (Lelaki Pengagum Estetika)
- Wiwid Prasetiyo (Bagaimana Rasanya Mati di Tanggal yang Telah Diketahui)
- Fatimah Azzahra (Pandora Box)
- Riani (Harapan di Sepertiga Malam)
- Silfiyani Bulan Febriyanti (Awal Kegelapan)
- Siti Roudlotul Janah (Pilihan kedua Tuhan)
- Heni Kurniasari (Terikat Namun Tak Bisa Terikat)
- Annisa Wardatul Jannah (Teruntuk Nenek)
- Anggistia Ninda Arifianto (Tuhan, Jaga Senjaku…)
- Jauza (Kuburan Palsu)
- Widya Yustina (Perjalanan Nenek Sukiyah)
- Indah Fitriani (Ingin Ku Mencoba)
- Shandez Darlene (Dunia Nyata)
- Bia R (Jun Memikul Cinta)
- Ni Komang Ayu Sri Damayanti (Mengharapkan Kehadirannya)
- Ni Komang Manik Asti Vidia Devi (Derana Asa)
- Himawari Natalia (Alasan Bertahan)
- Husniyyah Renata Putri (Warna Harapan)
- Nailatul Fitriyah (Semangat Kunci Dari Sebuah Harapan)
- Mas Oco (Lelaki yang Setia Berjalan Kaki)
- Andi Julianabila Jusman (Sesaat sebelum senja)
- Medina Aulia (Une Belle Lune)
- Mario Hasudungan Manurung (Senyuman untuk Masa Depan)
- Salma Itsnaini (Mimpi dalam Jemari)
- Bini Naji Punjiana (Luka di Atas Harapan)
- Widiya Sabrina (Secercah Harapan Anak Pedagang Sate)
- Tasya Rahmawati (Aku Ingin Sekolah)
- Khamsiatun (Ku Ingin Memetik Sakura)
- Siti Khusnul Murtaqiah (Salju 9 Januari)
- Lidia Amelia (The Hope of Carnation)
- Ni Kadek Ayu Diana Risti (Si Bodoh dengan Sandiwaranya Melihat ke Depan)
- Iqbal Nur Fazarun (Banyak Jalan Menuju Roma)
- Tsabita Bella Shahwah (Sebongkah Harapan Senja)
- Ayesya Farah Alvida (I want to be an Astronaut)
- Fellyn Liang (Dipengaruhi Lingkungan)
- Wiwik Waluyo (Ja Sagen)
- Ayatullah An-nisa’u Al-Alaq (Semua Tinggal Harapan)
- Mariza Agustina (Ikan Mati yang Mengikuti Arus)
- Indah Novita Dewi (Harapan Di Atas Luka)
- Andiny Mesopiana Distika (Yogyakartamu)
- Tifani Nurmala Widiya (Mimpi Dalam Senja)
- Wenti Indrianita (Cinta di Tengah Senja)
- Elis Fatmawati (Laksmana Impian)
- Bernandien Ranti E (Bunga yang Hampir Mekar)
- Tasya Afkarina (Sebuah Asa Tak Berbahasa)
- Silvia Nurjannah (Ruang Penantian)
- Yayan Maryamah (Harapan Terakhir Ayah)
- Amrin (Perempuan Setabah Hujan Bulan Juni)
- Qonita Muthmainna (Harapan Pak Tua)
- Novi Rahmawanti (20 Tahun)
- Ruwi Meita (Morning Glory Di Wajah Ibuku)
- Fajar Ivan KN (Tak Apa Jika Kau Nantinya Kecewa)
- Yuni Afifah (Terbang)
- Nurwahida (First Love)
- Shofi Assahida Rahmat (Sekar: Jawaban dari Sebuah Pertanyaan)
- Ubaidillah (Bolehkah Kita Berharap Lebih pada Hidup Ini, Mak?)
- Sintiya Stephani (Kasih Tak Sampai)
- Mei Friandy Bangun (Harapan dari Mantan Pencuri)
- Nur Husna (Harapan)
- Maylinda Hayu Hermastuty (Folder Harapan)
- Salsabila Zahra Putri (Yang Ada di Benaknya Saat Ini)
- Dede Yusuf (Mimpi Pemain Bola Kampung)
- Alvira Luna Firuzia (Nuraga)
- Ingrid Sianipar (Harapan Seorang Ayah Kepada Anaknya)
- Putri Indriani (Kepingan Hati)
- Uswatun Khasanah (My Hopes Come True)
- Dwi Permatasari (My Life is Not Mine)
- Rosyida (Harapanku, Sam)
- Alwi Johan (Ketika Alam Dapat Berbicara)
- Indah Anggraeni (Terlambat)
- Puterica (Untuk Andra)
- Silviana Dini Kunanti (Sepenggal Kisah)
- Dlvmays (Kembalikan Waktu)
- Zahra (Berakhir dengan Kekecewaan)
- Annisa Solihah (Pesawat Kertas dari Ibu)
- Eka Retnosari (Sebuah Pertanyaan Tentang Niat)
- Febriana Christiani (Dunia di Tepi Laut)
- Yayu Amalia AP (Merah Putih untuk Rafathar)
- Jumraini (Harapan Untuk Langit)
- Chika Amelia Pektra (Tubuh Tanpa Jiwa)
- Komala Sutha (Lidah Risman dan Kota Harapan)
- I Gusti Dwi Putra (Asa)
- Maya Sandita (Kalau Saja Tuhan Mau)
- Ferlina Abror (Gigi Singa)
- Ahmad Sidik (Yang Pernah Dibacakan Langit)
- Muhammad Zaikal Zikri (Mendamba Rindu Ibu)
- Fidia Ningsih (Bintang Jatuh)
- Ade Novia Ashari (Renggut Keluku)
- Nabilla Arsya Amara (Sudahlah Kak)
- Besse Sakina (Bagai Menanam Bunga Terindah)
- Randi Hari Putra (Gores-gores Asa)
- Ica Rizka Humaira (Harapan Sepertiga Malam)
- Anggi Gayatri Purba (Cerita Pilu Kupu-Kupu dan Bunga Bangkai)
- Gladiola Alifa Putri (Piano, Aku, dan Kita)
- Dita Rizki Anggriany (Harapan)
- Tedy Julianto (Kuas Usang dan Cat Air)
- Eri Nurianti (Ruh)
- Winda Yuniarsih (Percakapan dalam Bus)
- Axl Phoenix (Jembatan Penentu)
- Rina Amelia (Dunia Baru Steinn)
- Aura Nazhifa Salsabila (Impian yang Terpendam)
- Ridana Dwi Dita Afrilla (Kebahagiaan)
- Desi Satiyaningsih (Sebelah Mata)
- Mardiyanti Puspitasari (Dialog Bersama Bapak)
- Maulyda Shakeela Jasmine (Harapan dan Bintang Jatuh)
- Deswinta N. F (Yadi, Ikan, dan Harapan)
- Siti Halimatus Sa’diah (Marika Oh Marika)
- Desy Setiyana (Delapan Tahun)
- Amelia Dyah Indrawati (Asa Untuk sebuah Rasa)
- Egi Restafauzi (Harapan Baru)
- Yuyun Inayah (Aku Dengan Mimpi Ku)
- Sheila Meilani Sukmawati (Kembali ke Awal)
- Ayu Maryuni (Titik Temu)
- Suro Rahmadhona Tumangger (Khitah Si Bocah Desa)
- Hera Zenia Widyawati (Hancur)
- Diah Rahmawati (Peluk)
- Kazhumatul Hilma (Pada Suatu Malam, Setelah Bintang Jatuh)
- Endri Herliyanto (Sepeda Iwan)
- Fina Lanahdiana (Laut dan Langit, Manakah yang Lebih Dulu Ada?)
- Melisa (Mimpi dan Harapan)
- Fidelis Putri (Hidup dengan Harapan)
- Raffasya Ayu (Asitara)
- Sulistari Rahayu (Doaku untuk Negeri)
- Cemung (Di dalam Pikiran Seorang Pengecut)
- Fatma Ariyanti (Parade di Tengah Musim)
- Alfina Nurmayati (Cahaya Dalam Kota Air)
- Husna Khurirrohmah (Sepotong Daging Tanpa Tulang)
- Noor Malikah (Jati Diri)
- Gabriella (Tujuh)
- Kumalasari (Fajar Untukmu di Esok Hari)
- Haras (Malam Perjamuan Terakhir)
- Deva Delia (Pepatah dari Nenek)
- Annisa Apriliyani (Harapan Sederhana Viloka)
- Elly Martyasrini (Diantara Camelia, Viola da Lily Kuning)
- Alfina Raditia A (Diamond of Hope)
- Ayu Pertiwi (Seutas Harapan Sendu)
- Essy Febrianti (Sepasang Perahu Kertas)
- Febby Anggrainy (Sepasang Bola Mata)
- Nazla Rizkia Rahmadina (Antara Hujan dan Pelangi)
- Bernia Chandra Permata (Ballerina)
- Dinda Lestari (Di Sudut Kanan Lantai Delapan)
- Eka Vina Koesherawati (Harapan di Ujung Masa)
- Rahma Nanda Sri Wahyuni (Sejak Kapan Seorang Ibu Menyerah?)
- Nazwa Oktaviani Mohamad (Mimpi Penjual Donat)
- Fera Seftiana (Melepas Putriku)
- Mutia Wulandari (Rinjani)
- Vivian Leviana (Bayangan Harapan)
- Mustaqim (Jangan Pergi)
- Jusmin Juan (K.O.M.I.T.M.E.N dari Harapan Kekasihku)
- Seprianne Gabriela Samosir (Harapan Sepucuk Dandelion)
- Lintang Pansavia Lysandra (Yakin dan Percaya)
- Siti Nurhayati (Melukis Bapak)
- Muthiara Irania Rhmadhany (Datang dan Pergi)
- Anna Putri (Waktu Tidak Berhenti)
- Anis Suharti (Bersama daun, darah mereka berpesan)
- Rita Alfiyah (Romantis, Please!)
- Ruth Odelia (Satu Hari untuk Kiran)
- Alman Radiansyah Willianto (My Highest Success is to Deserve Your Love)
- Lindung Ratwiawan (Aku Ingin Menghapus Senja yang Bergayut di Matanya)
- Ratna Safitri (1001 Harapan)
- Nada Husni Z (Kami Menunggumu, Buah Hatiku)
- Rafly Fadilah (Venus, Wanita Penggoda)
- Alifia Ananda Putri (Yang Tak Sempat Terucap)
- Prita Maharani Putri (Harapan Menjadi Kenyataan)
- Desi Eka Wulandari (Tiga Puluh Hari Lagi)
- Vedda Deizhilal (Harap Baru)
- Muthomimah (Ujung Pengharapan)
- Almira Hakim (Botak)
- Nurmalia Nafisah Arum (Catatan Lusuh Ayah)
- Amelia Ayu Kinanti (Harapan-Harapan Marni)
- Nurul Aini Sulistyarini (Jendela)
- Alwi Nugraha (Harapan dalam Setengah Mimpi)
- Fre Niyata (Gunung Amani)
- Deliana (Titik)
- Elfis Ernando Lubis (Kisah Dua Lelaki)
- Muhammad Syahdan Keilat (Semua Orang Ingin Bahagia)
- Iftihatul H. (Dear Harapan)
- Leanita Winandari (Sepasang Mata Berwarna Cokelat)
- Tengku Putri (Ada Nur di Hati)
- Riswandi (Pesan Lelaki Tua)
- Muhammad Izzuddin Al-Qosam (Se(asa) Kesalahan)
- Nurul Muflihah (Sejenak di Belanda)
- Silvia Meida Yenti (Senja)
- Himmatul Izah (Sehidup Semimpi)
- Juwairiyah Mawardi (Suatu Pagi di Bulan Hujan)
- Cindy Kartika (Asa dalam Ruang Derita)
- Mutiara Cahyani (Si Sulung)
- Uswatun Hasanah (Petrichor di Akhir September)
- Luzaina (Jadikan Aku Harapanmu)
- Syarifah Nur Rahmah (Mengalir dan Jatuh)
- Intan Safitri (Hai Asa)
- Achmad Hanifudin (Menggenggam Pena)
- Adzra Nabila Ardina (Nyawa dan Harapan)
- Afina Aulia Arbi (Harapanku)
- Ditha Kurnia (Pelangi Asa di Langit Senja)
- Fithria Fonna (Kopi dan Kita)
- Panji Satrawan (Harapan Si Tua Bangka)
- Juliansyah Panjaitan (Gejolak Jiwa)
- Siti Rabiatul Akhirah (Sebuah Fragmen Myfly)
- Steffi (Untuk Harapan yang Belum Selesai)
- Ventin Yurista (Bus Harapan Kita)
- Mira Hartati (Harapanku (Bersama Virus Corona Cintaku Bersemi Kembali))
- Rysma Rismaya (Mengejar Kebahagiaan)
- Irma Rimaa (Aku (gak) Benci Ayah)
- Alfisyahrin Nurazizah Lubis (Harapan Ayah)
- Adenar Dirham (Menunggu Waktu Pulang)
- Yesnia Marni (My Support System is My Family)
- Farah Ika Melati (Gold)
- Wa Ode Zainab ZT (Langkah Bernyawa)
- Dorinnut (Memoar)
- Astra Larasati (Satu Kaki Seribu Langkah)
- Indah Irawani (Baik-Baik Saja)
- Rnih (Ke Surga Juga Menemui-Mu)
- Inasa Hidayatunnisa (Dia)
- Kelvin Andreas (Harapan Untuk Esok)
- Rachel Janice Y.T (Harapan)
- Wulan Ramadhany (Dibunuh Pikiran Kuno)
- Zagiami (Secangkir Teh Hangat dan Perasaanmu)
- Lissyarotus Sa’adah (Harapan di Masa Pandemi)
- Yenny Vicayanti Pane (Tetesan Menyapa Sebuah Rasa)
- Eka Nurhayati (Masa)
- Anisatul Karimah (Harapan Kecil Untuk Sahabatku)
- Armayang Nindytarani (Harapku Untukmu)
- M. Z. Billal (Cara Kerja Perasaan)
- Ratih Milawati Ningrum (Hey! Nomor Urut 2)
- Clarisa Manalu (Perpustakaan)
- Annisa Mahsa Reva (Gadis Penyemir Sepatu)
- Siti Sofia (Dua, Lima, dan Satu)
- Stefanus Archiegian Krishna (Naomi Ibarra)
- Anisya Fitri (Mentari Harapku)
- Abrilian Alifia Putri (Mas Kawin)
- Muhammad Reza Nurcholis (Harapan dalam Secangkir Cappucino)
- Kalis Fajar Prasasti (Sibli)
- Siska Putri Wulansari (Dunia Semu)
- Ratna Yee (Harapan Itu Masih Ada)
- Kartika Sari (Saputangan Biru)
- Indah Restiananingrum (Pena Sang Musafir)
- Septiani (Sebuah Kenyataan)
- Dewi Sartika (Pulih)
- Dian Rizki Oktaviana (Pesan Tersirat)
- Linda Satibi (Amplop Ungu Muda Bergambar Kupu-Kupu)
- Fitri Aghesty (Not With Me)
- Novia Lilaturrohmah (Harusnya)
- Dian Ap (Kita Hanya Manusia)
- Aida Hamida (Berbicara dengan Tuhan)
- Muhammad Paradison (Riuh Harapan)
- Riskaninda Maharani (Setangkup Asa pada Kelopak Flamboyan)
- Tri Astuti Rokhmani (Avenoir)
- Laili Yumna (Terbang)
- Utami Panca Dewi (Helai Rambut yang Menyimpan Cerita)
- Nur Azizah (Apakah Masih Ada Harapan?)
- Ayu Dewita Maharani (Tugas Bahasa Indonesia)
- Farida Utami (Menunggu)
- Lutfah Inganah (Titik Nadi)
- Maulidatus Saniyah (Bahagiaku Ketika Pelajar Sepertiku Ikut Tersenyum)
- Iturama (Apa yang Tercermin di Matanya)
- Uswatun Dwi Utami (Selain Rahim Ibuku)
- Gisty Raisy Ismiartha (Harapan pada Setiap Tatapan: Supaya Menjadi Siapa)
- Linda Aisya Listyana (Memori Tentangmu)
- Naisya Khalisa Sifa (Pohon Berharap)
- Meilinda Wulandari (Harapan Milik Semua Insan)
- Duwi Hartanti (Meja Makan)
- Fitri Ramadani (Sandal Jepit untuk Ibu)
- Adhim Fauzil (Miskin dan Kaya)
- Dela Prihartini (Love Myself)
- Restu Lintang Danila (Pintu Harapan)
- Mirna Juwita (Tanggal Merah Tersembunyi)
- Anggun Wahyuni, Amd.AK (Pejuang Ketik)
- Athiyyah (Sirius)
- Miftakhul Jannah (Terbentur dan Terbentuk)
- Nora (Tanaman di Planet Mars)
- Balada Senja (Romantika Roman Tika)
- Yufada Hafidzah (Pilu Rindu)
- Nur Sufianti (Menanti Undangan)
- Arcanyda (Senjaku)
- Muhammad Arief Nugroho (Merindukan Kesembuhan Ibu)
- Syayyidah Syafa Ahmad Azzahra (Pelangi Arabella)
- Aulia Putri Wardhani (Liptint)
- Dwi Lanang (Serat Harapan)
- Agus Suprayitno (Survive)
- Alit Wahyuni (Ada Luka Tanpa Cinta)
- Alya Fa’iz Wardhana (Bisakah Aku Menjadi Juara?)
- Nanonabelle (Semoga Rama Menang Giveaway)
- Gilang Pratama Putra (Semoga Tahun Ini)
- Fika Irlandia Nugraheni (Kapal Tanpa Nahkoda)
- Anastasia Paskalina Sufi Mangu (Please Love Me)
- Putri Brilliany (Cerita Pendek tentang Merayakan Ulang Tahun)
- Dila Sabrina (Menemukan Arti Pasti)
- Rifa Da (Hate The Hopeless)
- Elok Akusara (Paravaitz)
- Endang S. Sulistiya (Pasar Malam)
- Istifaris Mantoro (Perempuan-Perempuan Bakau)
- Robin Situmorang (Harapan di Ambang Syeol)
- Elysa Tobing (Fallin Flower)
- Korrandia (Bergelut Kemelut)
- Ardy Kresna Crenata (Memadamkan Api)
- Rosyada Wafa Nabilla (Takdir)
- Taufik Shikamaru (Titip Harapan pada Bintang)
- Witri (Kepergian dan Penyesalan)
- Najma Al Firdausy (Munajat Langit)
- Fitri Rokhi I (Impianku)
- Sanchia Callista (Punctiform Dream)
- Dnaitra (Manusia Biasa)
- Gifty Nathalie (Bangun Pagi)
- Dela Septiarini (Aku, Kamu dan Jingga di Ujung Langit)
- Azmi Azizah (Terima Kasih Bunda)
- Febriyani (Mantra Pembuktian)
- Andu Hibban (Azimat Kewarasan)
- Rahma Nauli (Musim Terbaik)
- Muhibah Muhaemin (Hayati)
- Ririt Prameswari (Kenikmatan yang Sempurna)
- Rezha Rizqy (Jasad Papa)
- Cicilia Ve (Sepasang Senyuman)
- Putri Maynita (Setetes Harapan)
- Afifatul Anisah (Terlepas dari Saling Memetakkan Harapan ke Manusia)
- Ken Wilis Galuh Diwasasri (Bapak Pocung, Sliramu Ana Ngendi?)
- Anita Hizkia Lestari (Pertandingan Basket)
- Virda Hamida Ramadhina (Don’t Lose Your Hope)
- Z.I.E.L (Mistery)
- Jannatul Iba (Harapan Lalu)
- Indriana Putri (Tegar)

Kak punya saya kok tidak tertulis kak? Padahal saya usdah kirimkan kak
Jika mau lihat pemenangnya di mana ya?